I think i must to write it after i watched "Aladin" Movie. "Alladin" is the disney movie i've loved since i was a child and i am so happy when watched the version of 2019.
Oh, it is not a about review a film but it is about my old dream.
When I was Child (maybe until now) i had a dream, I wish I could it be an artist. I really love all about acting, drama and singing. I always talk to myself, act as anyone, singing all song, but I just did everything in my room or bath room. Hahaha. It's funny, right? But, I realize it was only just a dream.
Many years, I always kept hiding my dreams in my head. I'm stuck in a human stigma about "be a perfect and you can be accepted by the world". How am I imperfect can be accepted by the world? The world never be satisfied ! That's the way life is.
But, don't even think what i's thinking. I]that is a selfish, false premises ! All you have to do is accept yourselves. I used to think that because i couldn't accept myself, and that's what scares me in my dreams. I wish, no more young people to have a fate like me. Be Brave with you dream and make it real ! whatever you want, anything, don't be scared of the world. You have God. God loves you so much. He knows what you need ! Just believe in Him. Come out of your fears of this world, the world wants you to be perfect. But, Jesus did and always love you in your imperfect. :)
Find up every potential in you. Never give up and be yourself.
Actually, i still dream that someday i can be an artist or a musical actress like the casts of Alladin. may be someday.. Nobody knows :) Amen.
byeee...
see you in another article. :)
Kamis, 23 Mei 2019
Senin, 06 Mei 2019
Saya dan apa yang saya pikirkan
oops, Hello guys
sudah lama aku gak nulis
sekalinya pengen nulis bingung mau nulis apa. Hmm kayak saat ini sepertinya aku memang harus memulai dengan menulis lagi, Dimulai dari apa yang aku pikirkan sat ini.
lets go...
Jadi gini, beberapa waktu belakangan ini aku sempat kepikiran buat nulis lagi, entah itu apapun yang jelas keinginan ini tak boleh digagalkan lagi oleh naluri kemalasanku. Banyak hal yang datang silih berganti seperti bercerita diotakku untuk aku bisa menuangkannya lewat tulisan. Jadi aku mau memulaimya dengan menulis kisah tentang diriku..
oke aku mulai dengan masa TK-ku
Masa TK
2001. Saat usiaku 5 tahun, saat dimana aku untuk pertama kalinya masuk dunia pendidikan formal. Dimasa ini tidak begitu banyak yang aku ingat secara detail tapi ada beberapa kejadian yang membekas di dalam memori otakku. Kejadian pertama, saat dimana aku mengenal yang namanya sahabat, kalo nggak salah sahabat aku waktu itu namanya Kristin (pas waktu SMP dia udah gak kenal aku lagi). Dia cantik, trus pintar, tapi suka memanfaatkan orang lain sih, hmm saking polosnya aku dulu, malah aku yang dimanfaatkan oleh dia utk beli jajanan yah itu sahabat pertama aku disekolah. Hanya sedikit sih ha;-hal yang aku ingit tentang dia karena hanya dia teman yang paling dekat dengan aku waktu itu.
Peristiwa kedua yang aku ingat adalah saat dimana aku mulai jatuh cinta dengan anak laki-laki. hohoho kelihatannya dewasa banget yah tapi itu yang aku rasakan sih dan lebih parahnya perasaan itu masih terus berlanjut sampai aku SD. (kayaknya emang udah ada bakat bucin dari dulu) wkwkwk jadi kebetulan si doi satu SD lagi dengan aku.
Peristiwa ketiga adalah untuk pertama kalinya aku dihukum dan ini adalah hal y ang paling membekas di dalam otak,hati dan bahkan mentalku. Dan aku berpikir mungkin karena kejadian ini aku jadi orang yang tidak cukup berani untuk menyatakan kesalahan , aku menjadi orang yang takut akan kemampuan diriku sendiri. Tapi seiring waktu berjalan hal itu mulai bisa aku atasi walaupun terkadang ketakutan itu datang lagi, tapi setidaknya aku sudah bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih berani. Hal ini sih yang sebenarnya sedikit kusesalkan. Jadi begini cerutanya, waktu itu kami sekelas dikasih tugas sama guru TK untuk menulis sebuah kalimat sebanyak 10x di buku, tapi karena aku gak mudeng juga(lelet dari dulu) akhirnya sampai jam istirahat berakhir dan hampir jam keluar TK, aku tidak menulis satu hurufpun diatas kertas dan akhirnya aku dihukum untuk berdiri di depan kelas sampai pulang sekolah. Saat itu yang ada di otakku adalah tatapan kasihan teman-teman kelaskku yang menatap aku, ada pula yang mengejek (maklumlah dulu masij anak TK ingusan). selama perjalanan pulang(karena sekolahnya dekat rumah jadi aku biasanya pulang jalan kaki sendiri) sepanjang jalan aku hanya menangis. Setelah sampai dirumah aku ditanyain mama kenapa bekalnya tidak dimakan dan aku terpaksa bohong kalau aku sudah cukup kenyang dengan jajanan yang aku beli (padahal bekal yang mama siapkan adalah bekal favorit aku) mungkin sampai sekarang mama juga nggak tahu kalau aku pernah punya masa TK se tidak awesome ini. wkwkwk. tapi kejadian itu juga yang mebuat hari-hari dimasa Tk-Ku menjadi berwarna.
Yah selebihnya masa TK-ku tidak jauh berbeda dengan anak milenial lainnya, bermain, belajar, dan bermimpi untuk bisa cepat jadi orang dewasa. Pengunaan alat-alat canggih seperti gadget juga belum terlalu nampak bahkan tidak ada di TK-ku. Aku merasa beruntung karena masih dapat menimati masa kecilku ditemani oleh permainan-permainan nyata, teman-teman masa kecil yang lucu dan ada juga yang jahil. kalau dulu mah, dapat hp mainan aja itu senangnya udah luar biasa naujubilah. Berbie, main masak-masakan, congklak, bongkar pasang, gala asin, tamiya, enggo, pingkalaping, ah.. memories of childhood itu adalah sesuatu yang sangat membahagiakan.
Masa Tk menurutku adalah masa yang paling gembira karena belajarnya dikit, mainnya banyak, pikiran tidak serumit sekarang, hidup masih dikontrol orang tua, main sama siapa aja, gak malu minta mama uang buat beli jajanan.
Ah, masa TK-ku ..... titik 0 KM-ku memulai perjalanan pendidikanku.
cukup sekian dulu yah masa TK-ku nanti kalau ada yang aku ingat lagi akan aku tambahkan. wkwkk
next, Masa SD di tunggu yah. :)
see ya !!
Sabtu, 04 Februari 2017
uchuchuch.. sudah jam 3 dan aku masih terjaga efek kafein yang aku minum tdi malam.....
hohohohoo... baru deh kepikiran nulis blog
eh, mau nulis apa yah? bingung....
yang jelas perasaan aku lagi campur aduk nih antara cemburu, galau, bahagia, dilema, ahhh,,, mengakibatkan aku jadi kayak gini,
hahahha ,,,,,,,, di tambah tugas kuliah dan UTS yg semakinnnnnnnn mendekattt. Oh my God. perasaan baru kemarin rayain tahun baru eh udah mau UTS aja,, dan satu hal lagi ternyata aku baru sadar bahwa sudah setahun aku ngjomblo loh... hahahahaa
curhat duyuu ihh.. waktu memang berlalu begitu cepat, kayaknya baru kemarin putus eh udah setahun ajah ni berlalu... dan sekarang si dia (mantan) udah punya pacar yang cantik dan tajir dan yang pastinya mereka udah bahagia, uhkkk,,, jujur sih kadangg ada rasa iri juga tapi yahhh iri pun tidak menambah atau mengurangii jadi yah aku tidak begitu peduli, toh aku juga sudah bahagia dan mulai terbiasa dengan status single walaupun hatiku udah taken by seseorang . hahaha tapi hanya sebatas Friendzone, uhhh syedihhhhh ulalal.. hahaha alayy....
sebenarnya yang membuat aku galau bukan karena hal diatas tadi tapiii aku galau karena tugas kuliahku,, hahahha jadi anak asrama itu emang betul-betul tantangan gaess.
disaat uang menipis dan tugas memuat lu mengeluarkan banyak biaya?? disitu kadang saya merasaa syedihh 17kali ulalala....
tapi yang aku syukuri adalahhh aku tinggal di asrama dan itu gratis, makan,tidur, mandi, bak,bab, smua gratissss hehehehe.. jadinyaa gak jadi galau dehh..
jadi intinya jadi blog yang gak jelas ini adalah. belajar mengucap syukurlah dalam segala hal karena belum tentu apa yg kamu dapatkan orang lainpun mendapatkann,, uhuhkkk
jadi cukup sekian blogg malam ini*eh subuhh inii,,, hehehe sampai jumpaa di blog yang akan datanggg...
hohohohoo... baru deh kepikiran nulis blog
eh, mau nulis apa yah? bingung....
yang jelas perasaan aku lagi campur aduk nih antara cemburu, galau, bahagia, dilema, ahhh,,, mengakibatkan aku jadi kayak gini,
hahahha ,,,,,,,, di tambah tugas kuliah dan UTS yg semakinnnnnnnn mendekattt. Oh my God. perasaan baru kemarin rayain tahun baru eh udah mau UTS aja,, dan satu hal lagi ternyata aku baru sadar bahwa sudah setahun aku ngjomblo loh... hahahahaa
curhat duyuu ihh.. waktu memang berlalu begitu cepat, kayaknya baru kemarin putus eh udah setahun ajah ni berlalu... dan sekarang si dia (mantan) udah punya pacar yang cantik dan tajir dan yang pastinya mereka udah bahagia, uhkkk,,, jujur sih kadangg ada rasa iri juga tapi yahhh iri pun tidak menambah atau mengurangii jadi yah aku tidak begitu peduli, toh aku juga sudah bahagia dan mulai terbiasa dengan status single walaupun hatiku udah taken by seseorang . hahaha tapi hanya sebatas Friendzone, uhhh syedihhhhh ulalal.. hahaha alayy....
sebenarnya yang membuat aku galau bukan karena hal diatas tadi tapiii aku galau karena tugas kuliahku,, hahahha jadi anak asrama itu emang betul-betul tantangan gaess.
disaat uang menipis dan tugas memuat lu mengeluarkan banyak biaya?? disitu kadang saya merasaa syedihh 17kali ulalala....
tapi yang aku syukuri adalahhh aku tinggal di asrama dan itu gratis, makan,tidur, mandi, bak,bab, smua gratissss hehehehe.. jadinyaa gak jadi galau dehh..
jadi intinya jadi blog yang gak jelas ini adalah. belajar mengucap syukurlah dalam segala hal karena belum tentu apa yg kamu dapatkan orang lainpun mendapatkann,, uhuhkkk
jadi cukup sekian blogg malam ini*eh subuhh inii,,, hehehe sampai jumpaa di blog yang akan datanggg...
Rabu, 25 Januari 2017
Hari yang buruk bukan berati hidupmu buruk. Nikmati setiap proses-Nya
Hello bloggers. aku kembali nulis lagi nih, rindu banget nulis di blogku yang sepi ini kayak hatiku tapi entah kenapa selalu aku ingat. sebenarnya pengen banget nulis blog setiap hari berbagi kisah setiap hari disini, meluangkan segalanya lewat kata yang tak sempat di ucapan oleh bibir, tapi karena malas dan suka menunda-nunda menjadi suatu kebiasaan jelekku yang sedang kugumuli untuk bisa meminimalisirnyaa yah begitulah tak banyak hal yang belum sempat ku bagi.
yeyy, tapi malam ini aku dipenuhi oleh rasa rajin yang datang secara tiba-tiba sehingga aku bisa menulis lagi di blog. hihihihi
sebenarnya kalo bukan karena eguran Tuhan lewat peristiwa tadi sore aku pasti nggak akan pernah sadar kaloo rajin itu penting dan menganggap remeh sesuatu itu salah terlebih lagi menganggap remeh Tuhan yang notabenenya adalah sang pemilik kehidupan, syukurnya Dia hanya menegurku dan bukan mengambil nyawaku. :D hehehe Thankyou Jesus
yang ingin aku tulis di blog kali ini adalah pengalamanku ketika di tegur Tuhan lewat kelupaanku untuk mengikuti kuliah wdk, selamat membaca.
Rabu, 25 Januari 2017
Aku bangun dan seperti biasa setelah bangun aku berdoa memohon Tuhan untuk menuntunku sepanjang hari ini, kemudian aku bersiap-siap mengikuti kuliah hari ini yaitu kuliah Anfis dan FSN. Pada waktu aku mengikuti kuliah Anfis aku begitu takjub dengan salah satu organ tubuh yang aku pelajari yaitu "Jantung". aku berusaha menyimak dengan penuh perhatian materi yang dijarkan oleh dosenku dan aku betul-betul terkagum dengan Tuhan karena begitu luar biasanya Dia menciptkan organ-organ penting dalam tubuh manusia dengan cara kerja yang begitu sistematis dan luar biasa, yah karena begitu kagumnya aku dengan organ tubuh yg satu ini, aku bertekad untuk mempelajarinya setelah selesai kelas dan devosi, saat itu juga aku benar-benar lupa kalau ada satu mata kuliah yang begitu penting yaitu WDK (Wawasan Dunia Kristen).
Setelah kelas Anfis dan FSN berakhir aku melanjutkannya dengan makan siang dan kemudian tidur siang slma 30 menit. Jam 1-2 aku mengikuti devosi yang diadakan fakultas, Setelah selesai mengikuti devosi, aku langsung mengambil tasku dan meuju perpustakaan untuk belajar dan mengerjakan kuis, aku benar-benar lupa kalau itu adalah hari rabu dan pda pukul 3.30 nantik akan ada kelas WDK lagi. Oh ya, sebelum aku pergi ke perpustakaan aku sempat kembali ke kamar untuk mengambil tas dan laptop ku, biasanya aku juga tidak pernah lupa membawa ALKITAB ke perpus untuk mengawali aku belajar dengan bersaat teduh dan membaca FirTu, tetapi hari itu aku berpikir bahwa aku seperti orang yg terlalu suci karena tadi aku sudah mengikuti devosi kemudian aku harus membaca FirTu lagi, aku juga membawa buku yang cukup tebal dan laptop jadi aku juga berpikir bahwa barang bawaanku terlalu berat jadi aku biarkan saja untuk tidak membawa Alkitab.
Kemudian aku sampai di perpus dan seperti biasa, sebelum aku belajar aku memulainya dengan doa. Memamng ada sesuatu yang mengganjal sih karena aku yang biasanya masih bersaat teduh sebelum belajar di perpus, tapi karena rasa malas akhirnya langsung belajar saking Ambisinya untuk bisaa menguasai "Jantung" yang notabenenya adalah ciptaan tangan TUHAN. menit demi menit berlalu tanpa aku ingat bahwa hari itu ada mata kuliah WDK, akhirnya karena keasyikan mempelajari tentang Jantung, pada pukul 4.25 aku tersadar bahwa hari itu adalah hari rabu dan kelas wdk sudah dimulai setengah jam yang lalu, aku kalang kabut dan segera menuju kelas wdk tetapi aku melihat bahwa aku sudah terlambat 30 menit jadi aku berpikir bahwa lebih baik aku tidak usah masuk saja. Aku kembali ke dorm dengan perasaan yang campur aduk dan tak karuan karena baru pertama kali aku lupa kalau ada wdk, aku mencoba menenangkan diri dengan kebiasaanku yaitu pergi ke kamar mandi untuk berdoa dan memohon ampun, kemudian kembali lagi ke kamar dan menutup mukaku dengan bantal dan memikirkan segala kemungkinan-kemungkinan terburuk yang akan terjadi padaku, aku betul-betul di landa ketakutan yang begitu hebat, kemudia aku mencoba untuk memejamkan mata dan tidur, aku memutuskan utnuk tidak makan malam saking sedihnya diriku pada hari itu. Aku terbangun dari tidurku kira-kira pukul 22.03 ketika seorang saudara mentee membangunkanku karena mentor baruku sedang berkunjung ke kamarku. setelah aku sadar, seorang teman kamarku yang sekelas wdk denganku tadi bertanya kenapa aku tidak mengikuti kelas tadi sore dan aku mengatakan bahwa aku lupa akan kelas tadi sore sehingga aku tidak mengikutinya, Dia juga mengatakan kalau dosen menanyakan Dorm parents, spv, dan lain-lainya, Hal itu membuat aku semakin takut tetapi berusaha menutupinya dengan ekspresi biasa dan agak sedikit ketawa padahal dalam hatiku ada ketakutan. Kemudian aku membaringkan diri dan aku mencoba berpikir sejenak apa yang salah dengan saya hari ini sehingga saya begitu teledor dan melupakan mata kuliah yang cukup penting itu. Kemudian aku membuka hpku dan melihat ada panggilan tak terjawab dari mama, aku langsung menelpon mama dan aku berharap mama mengangkat telponku. Kemudian mama mengangkat telponku dan seperti biasa aku menanyakan hal yang biasa ku tanya, dan mamaku juga menjawab seperti biasa, mamaku menyuruhku untuk menyerahkan surat aktiv kuliah dan mengrimya secepatnya. setelah pembahasan itu, aku mulai menceritrakan ke mama tentang kejadian yang menimpaku tadi sore yang membuat aku begitu down dan ketakutan, mamaku memberiku semangat dan menyuruhku untuk meminta maaf dan menjelaskan kepada pak dosen tentang apa yang sebenarnya terjadi, Kata-kata dari mama bgtu menguatkanku, mama seperti malaikat yang dikirimkan Tuhan untuk menenangkan kekacauan dalam hatiku, aku kembali termotivasi untuk memikirkan intervensi apa yang harus aku lakukan agar aku tidak dihantui rasa bersalah. setelah selesai menelpon mama, aku segera ke kamar mandi dan segera mencuci muka serta mengganti baju. kemudian aku kembali ke kamar dan melanjutkan untuk bersaat teduh.
inilah saat dimana aku mengintropeksi diriku selama sehari ini dan aku mendapati jawaban yang begitu sederhana bahwa segala yang terjadi adalah keanggap remehanku terhadap penciptaku yaitu Tuhan, aku terlalu berambisi sehinggan ambisiku menutupi segalanya, memang secara fisik aku masih berdoa hanya saja mungkin doaku terlalu main-main dan motivasi diriku yang keliru, Akhirnya aku membuat resolusi untuk hari selanjutnya yaitu tidak akan mengabaikan Tuhan dan menganggap remeh doa, akan meminta maaf kepada dosen saya, dan berusaha untuk menjalani hari dengan penuh hati-hati dan setia denga proses Tuhan dalam hidup saya.
Aku percaya bahwa segala hal yang terjadi dalam dunia ini tidak ada yang kebetulan, semua di rancangkan Tuhan dengan begitu sempurna, bahkan hal-hal buruk sekalipun di rancangnya untuk membuat kita kembali mengintropeksi diri tentang mengapa dan ada apa dengan diri kita sehingga semuanya terjadi ? tergantung bagaimana cara kita menganggapi hal-hal tersebut, dengan mendekatkan diri dan terus berusaha mencari wajah-Nya dan hadirat-Nya kita akan selalu diberi kekuatan dan hikmat untuk mengimani dan tetap kuat serta setia menjalani segala sesuatu yang terjadi.
Nikmati proses Tuhan dan lihatlah bagaimana Tuhan membentuk kita dengan begitu sempurna.
Seperti Ayub yang setia dan terus berserah kepada Tuhan :)
Semoga terberkati :D
yeyy, tapi malam ini aku dipenuhi oleh rasa rajin yang datang secara tiba-tiba sehingga aku bisa menulis lagi di blog. hihihihi
sebenarnya kalo bukan karena eguran Tuhan lewat peristiwa tadi sore aku pasti nggak akan pernah sadar kaloo rajin itu penting dan menganggap remeh sesuatu itu salah terlebih lagi menganggap remeh Tuhan yang notabenenya adalah sang pemilik kehidupan, syukurnya Dia hanya menegurku dan bukan mengambil nyawaku. :D hehehe Thankyou Jesus
yang ingin aku tulis di blog kali ini adalah pengalamanku ketika di tegur Tuhan lewat kelupaanku untuk mengikuti kuliah wdk, selamat membaca.
Rabu, 25 Januari 2017
Aku bangun dan seperti biasa setelah bangun aku berdoa memohon Tuhan untuk menuntunku sepanjang hari ini, kemudian aku bersiap-siap mengikuti kuliah hari ini yaitu kuliah Anfis dan FSN. Pada waktu aku mengikuti kuliah Anfis aku begitu takjub dengan salah satu organ tubuh yang aku pelajari yaitu "Jantung". aku berusaha menyimak dengan penuh perhatian materi yang dijarkan oleh dosenku dan aku betul-betul terkagum dengan Tuhan karena begitu luar biasanya Dia menciptkan organ-organ penting dalam tubuh manusia dengan cara kerja yang begitu sistematis dan luar biasa, yah karena begitu kagumnya aku dengan organ tubuh yg satu ini, aku bertekad untuk mempelajarinya setelah selesai kelas dan devosi, saat itu juga aku benar-benar lupa kalau ada satu mata kuliah yang begitu penting yaitu WDK (Wawasan Dunia Kristen).
Setelah kelas Anfis dan FSN berakhir aku melanjutkannya dengan makan siang dan kemudian tidur siang slma 30 menit. Jam 1-2 aku mengikuti devosi yang diadakan fakultas, Setelah selesai mengikuti devosi, aku langsung mengambil tasku dan meuju perpustakaan untuk belajar dan mengerjakan kuis, aku benar-benar lupa kalau itu adalah hari rabu dan pda pukul 3.30 nantik akan ada kelas WDK lagi. Oh ya, sebelum aku pergi ke perpustakaan aku sempat kembali ke kamar untuk mengambil tas dan laptop ku, biasanya aku juga tidak pernah lupa membawa ALKITAB ke perpus untuk mengawali aku belajar dengan bersaat teduh dan membaca FirTu, tetapi hari itu aku berpikir bahwa aku seperti orang yg terlalu suci karena tadi aku sudah mengikuti devosi kemudian aku harus membaca FirTu lagi, aku juga membawa buku yang cukup tebal dan laptop jadi aku juga berpikir bahwa barang bawaanku terlalu berat jadi aku biarkan saja untuk tidak membawa Alkitab.
Kemudian aku sampai di perpus dan seperti biasa, sebelum aku belajar aku memulainya dengan doa. Memamng ada sesuatu yang mengganjal sih karena aku yang biasanya masih bersaat teduh sebelum belajar di perpus, tapi karena rasa malas akhirnya langsung belajar saking Ambisinya untuk bisaa menguasai "Jantung" yang notabenenya adalah ciptaan tangan TUHAN. menit demi menit berlalu tanpa aku ingat bahwa hari itu ada mata kuliah WDK, akhirnya karena keasyikan mempelajari tentang Jantung, pada pukul 4.25 aku tersadar bahwa hari itu adalah hari rabu dan kelas wdk sudah dimulai setengah jam yang lalu, aku kalang kabut dan segera menuju kelas wdk tetapi aku melihat bahwa aku sudah terlambat 30 menit jadi aku berpikir bahwa lebih baik aku tidak usah masuk saja. Aku kembali ke dorm dengan perasaan yang campur aduk dan tak karuan karena baru pertama kali aku lupa kalau ada wdk, aku mencoba menenangkan diri dengan kebiasaanku yaitu pergi ke kamar mandi untuk berdoa dan memohon ampun, kemudian kembali lagi ke kamar dan menutup mukaku dengan bantal dan memikirkan segala kemungkinan-kemungkinan terburuk yang akan terjadi padaku, aku betul-betul di landa ketakutan yang begitu hebat, kemudia aku mencoba untuk memejamkan mata dan tidur, aku memutuskan utnuk tidak makan malam saking sedihnya diriku pada hari itu. Aku terbangun dari tidurku kira-kira pukul 22.03 ketika seorang saudara mentee membangunkanku karena mentor baruku sedang berkunjung ke kamarku. setelah aku sadar, seorang teman kamarku yang sekelas wdk denganku tadi bertanya kenapa aku tidak mengikuti kelas tadi sore dan aku mengatakan bahwa aku lupa akan kelas tadi sore sehingga aku tidak mengikutinya, Dia juga mengatakan kalau dosen menanyakan Dorm parents, spv, dan lain-lainya, Hal itu membuat aku semakin takut tetapi berusaha menutupinya dengan ekspresi biasa dan agak sedikit ketawa padahal dalam hatiku ada ketakutan. Kemudian aku membaringkan diri dan aku mencoba berpikir sejenak apa yang salah dengan saya hari ini sehingga saya begitu teledor dan melupakan mata kuliah yang cukup penting itu. Kemudian aku membuka hpku dan melihat ada panggilan tak terjawab dari mama, aku langsung menelpon mama dan aku berharap mama mengangkat telponku. Kemudian mama mengangkat telponku dan seperti biasa aku menanyakan hal yang biasa ku tanya, dan mamaku juga menjawab seperti biasa, mamaku menyuruhku untuk menyerahkan surat aktiv kuliah dan mengrimya secepatnya. setelah pembahasan itu, aku mulai menceritrakan ke mama tentang kejadian yang menimpaku tadi sore yang membuat aku begitu down dan ketakutan, mamaku memberiku semangat dan menyuruhku untuk meminta maaf dan menjelaskan kepada pak dosen tentang apa yang sebenarnya terjadi, Kata-kata dari mama bgtu menguatkanku, mama seperti malaikat yang dikirimkan Tuhan untuk menenangkan kekacauan dalam hatiku, aku kembali termotivasi untuk memikirkan intervensi apa yang harus aku lakukan agar aku tidak dihantui rasa bersalah. setelah selesai menelpon mama, aku segera ke kamar mandi dan segera mencuci muka serta mengganti baju. kemudian aku kembali ke kamar dan melanjutkan untuk bersaat teduh.
inilah saat dimana aku mengintropeksi diriku selama sehari ini dan aku mendapati jawaban yang begitu sederhana bahwa segala yang terjadi adalah keanggap remehanku terhadap penciptaku yaitu Tuhan, aku terlalu berambisi sehinggan ambisiku menutupi segalanya, memang secara fisik aku masih berdoa hanya saja mungkin doaku terlalu main-main dan motivasi diriku yang keliru, Akhirnya aku membuat resolusi untuk hari selanjutnya yaitu tidak akan mengabaikan Tuhan dan menganggap remeh doa, akan meminta maaf kepada dosen saya, dan berusaha untuk menjalani hari dengan penuh hati-hati dan setia denga proses Tuhan dalam hidup saya.
Aku percaya bahwa segala hal yang terjadi dalam dunia ini tidak ada yang kebetulan, semua di rancangkan Tuhan dengan begitu sempurna, bahkan hal-hal buruk sekalipun di rancangnya untuk membuat kita kembali mengintropeksi diri tentang mengapa dan ada apa dengan diri kita sehingga semuanya terjadi ? tergantung bagaimana cara kita menganggapi hal-hal tersebut, dengan mendekatkan diri dan terus berusaha mencari wajah-Nya dan hadirat-Nya kita akan selalu diberi kekuatan dan hikmat untuk mengimani dan tetap kuat serta setia menjalani segala sesuatu yang terjadi.
Nikmati proses Tuhan dan lihatlah bagaimana Tuhan membentuk kita dengan begitu sempurna.
Seperti Ayub yang setia dan terus berserah kepada Tuhan :)
Semoga terberkati :D
Selasa, 17 Januari 2017
Senin, 16 Januari 2017
Selasa, 06 Desember 2016
Selasa, 29 November 2016
Kalau ingin menulis selalu bingung mau memulainya
ahh dari hal-hal yang biasa aku pikirkan saja
tentang jadi anak rantau
ternyata jadi anak rantau itu gak seenak yang aku pikirkan waktu masih di kampung halaman. setelah merantau baru deh aku sadar siapa yang sebenarnya aku rindukan, mama dan papa...
berpikiran untuk pacaranpun bahkan tak menjadi hal yang semenarik dulu waktu masih jadi anak rumahan.. ketika bayangan mama dan papa selalu ada dalam benak, hal yang aku pikirkan adalah sukses, sukses, dan sukses. aku sadar bahwa mereka menaruh harapan besar padaku dengan doa yang tak pernah henti-hentinya di panjatkan kepada Tuhan tentang diriku.. setiap kali rasa malasku mulai menggoda, mereka menjadi kekuatan ku untuk melawan rasa malas ini..
aku sadar,bahwa setelah kehdupanku keluar dari rumah semua tak akan sama lagi.. rumah akan menjadi hal yang aku inginkan dan rindukan walaupun aku tak mungkin menetap selamanya disitu.
menjadi anak rantau mengajarkanku tentang kedewasaan, baik kedewasaan diri dan iman. aku di tantang untuk bagaimana keluar dari zona nyaman untuk membuat suatu perubahan besar dalam hidupku. aku bukan anak kecil lagi yang harus di bangunin ketika pagi, selalu diingatkan untuk makan, atau di cari saat malam menjemput. aku sudah harus bisa mengontrol diriku sendiri karena mau tidak mau kehidupan selanjutnya pasti akan aku bentuk.
tentang komitmenku..
aku sudah berkomitmen untuk tidak mencari kekasih hati selama aku mengejar gelar S.Kep ku disini. kadang perasaan iri kepada teman-teman yang kelihatannya bahagia ketika bersama kekasih mereka , namun komitmen yang aku hidupi slalu membuat aku kuat. bahkann rasa iri kepada mantan (yang ku pikir dia telah bahagia dengan kekasih barunya) selalu datang ketika aku membuka sosmed dan melihat kemesraan yang mereka umbar . yahh itulah manusiaa.. tapii satu hal yang slalu aku tanamkan dalam diriku ini adalah "Kebahagian orang tuaku adalah yang utama".
tentang persahabatan, tentang perjuangan, dan tentang panggilan.
I will be Nurse and I proud to be one. :)
ahh dari hal-hal yang biasa aku pikirkan saja
tentang jadi anak rantau
ternyata jadi anak rantau itu gak seenak yang aku pikirkan waktu masih di kampung halaman. setelah merantau baru deh aku sadar siapa yang sebenarnya aku rindukan, mama dan papa...
berpikiran untuk pacaranpun bahkan tak menjadi hal yang semenarik dulu waktu masih jadi anak rumahan.. ketika bayangan mama dan papa selalu ada dalam benak, hal yang aku pikirkan adalah sukses, sukses, dan sukses. aku sadar bahwa mereka menaruh harapan besar padaku dengan doa yang tak pernah henti-hentinya di panjatkan kepada Tuhan tentang diriku.. setiap kali rasa malasku mulai menggoda, mereka menjadi kekuatan ku untuk melawan rasa malas ini..
aku sadar,bahwa setelah kehdupanku keluar dari rumah semua tak akan sama lagi.. rumah akan menjadi hal yang aku inginkan dan rindukan walaupun aku tak mungkin menetap selamanya disitu.
menjadi anak rantau mengajarkanku tentang kedewasaan, baik kedewasaan diri dan iman. aku di tantang untuk bagaimana keluar dari zona nyaman untuk membuat suatu perubahan besar dalam hidupku. aku bukan anak kecil lagi yang harus di bangunin ketika pagi, selalu diingatkan untuk makan, atau di cari saat malam menjemput. aku sudah harus bisa mengontrol diriku sendiri karena mau tidak mau kehidupan selanjutnya pasti akan aku bentuk.
tentang komitmenku..
aku sudah berkomitmen untuk tidak mencari kekasih hati selama aku mengejar gelar S.Kep ku disini. kadang perasaan iri kepada teman-teman yang kelihatannya bahagia ketika bersama kekasih mereka , namun komitmen yang aku hidupi slalu membuat aku kuat. bahkann rasa iri kepada mantan (yang ku pikir dia telah bahagia dengan kekasih barunya) selalu datang ketika aku membuka sosmed dan melihat kemesraan yang mereka umbar . yahh itulah manusiaa.. tapii satu hal yang slalu aku tanamkan dalam diriku ini adalah "Kebahagian orang tuaku adalah yang utama".
tentang persahabatan, tentang perjuangan, dan tentang panggilan.
I will be Nurse and I proud to be one. :)
Kamis, 24 November 2016
Pengalaman pertama Klinikal
Hari ini hari pertama aku klinikal. pengalaman yang tak terlupakan waktu pertama kali turun langsung ke pasien yang sebenarnya, mempraktekan setiap materi yang sudah di pelajari di lab. Satu kata untuk hari ini adalah Amazing.
Aku mendapat jadwal klinik di rumah sakit tepatnya di bangsal Galilea dan Perawat pembimbingku Namanya kak Tyas. :) Aku, Heber, dan Fitria di tgaskan kakak perawat, untuk mengukur TTV pasien di kamar 950-955. awalnya kami takut masuk ke ruangan pasien-pasien karena dalam pikiran kamu itu adalah RS orang kaya dan pastinya mereka akan menolak kami yang masih berstatus mahasiswa ini. Tapi, setelah kami mencobanya ternyata hal itu tidak seperti yang kami bertiga pikirkan, para pasien yang kami ukur TTVnya begitu ramah, yah walaupun ada satu pasien yang menolak kami bertiga, karena kondisinya yang di penuhi selang infus dan keraguaan keluarganya terhadap kami. awalnya kami sempat down dan sempat jeda beberapa waktu sampai CE kami datang dan mengawasi kami untuk Bed Making. Setelah Bed Making kami memutuskan untuk mengukur pasien di ruangan sebelah dan alhasil pasiennya menerima kami dengan ramah. Semuanya berjalan begitu luar biasa, satu per satu pasien kami ukur TTVnya kemudian hasilnya kami berikan ke kakak perawatnya.Selain luar biasa ada juga pengalaman lucunya yaitu aku salah menekan tombol untuk mematikan bel seorang pasien dan akhrinya itu menimbulkan kepanikan, tpi untungnya perawat-perawat itu baik dan tidak marah-marah. Aku sempat takut tapi aku coba untuk berani kembali, yah walaupun tindakan yang aku dan teman-temanku lakukan baru sedikit, tapi ini menjadi langkah awal untuk aku berjuang dalam memenuhi panggilanku ini.
I am a Nurse and I proud to be one :)
Thank you Jesus :)
Aku mendapat jadwal klinik di rumah sakit tepatnya di bangsal Galilea dan Perawat pembimbingku Namanya kak Tyas. :) Aku, Heber, dan Fitria di tgaskan kakak perawat, untuk mengukur TTV pasien di kamar 950-955. awalnya kami takut masuk ke ruangan pasien-pasien karena dalam pikiran kamu itu adalah RS orang kaya dan pastinya mereka akan menolak kami yang masih berstatus mahasiswa ini. Tapi, setelah kami mencobanya ternyata hal itu tidak seperti yang kami bertiga pikirkan, para pasien yang kami ukur TTVnya begitu ramah, yah walaupun ada satu pasien yang menolak kami bertiga, karena kondisinya yang di penuhi selang infus dan keraguaan keluarganya terhadap kami. awalnya kami sempat down dan sempat jeda beberapa waktu sampai CE kami datang dan mengawasi kami untuk Bed Making. Setelah Bed Making kami memutuskan untuk mengukur pasien di ruangan sebelah dan alhasil pasiennya menerima kami dengan ramah. Semuanya berjalan begitu luar biasa, satu per satu pasien kami ukur TTVnya kemudian hasilnya kami berikan ke kakak perawatnya.Selain luar biasa ada juga pengalaman lucunya yaitu aku salah menekan tombol untuk mematikan bel seorang pasien dan akhrinya itu menimbulkan kepanikan, tpi untungnya perawat-perawat itu baik dan tidak marah-marah. Aku sempat takut tapi aku coba untuk berani kembali, yah walaupun tindakan yang aku dan teman-temanku lakukan baru sedikit, tapi ini menjadi langkah awal untuk aku berjuang dalam memenuhi panggilanku ini.
I am a Nurse and I proud to be one :)
Thank you Jesus :)
Jumat, 28 Oktober 2016
Proses Tuhan membuatku semakin mensyukuri hidup
Bingung mau memulai dari mana untuk menulisnya, yang jelas aku sangat bersyukur untuk hal-hal yang telah terjadi dalam hidupku selama ini
Tuhan membentuk diriku dari ketidaktahuanku, kebimbanganku, dan ke zona nyamanku. Tuhan membawa aku keluar dari itu semua dan mulai memproses diriku seperti sebuah tanah liat da tangan tukang priuk begitu juga diriku saat ini di tangan Tuhan.
banyak hal yg dulu ku anggap susah ternyata menjadi hal yang aku syukuri saat ini, pertanyaan "Kenapa dan Mengapa" yang dlu sring ku lontarkan pada diriku dan pada Tuhan ternyata brubah seiring dengan brjalannya proses Tuhan dalam diriku. aku mulai belajra untuk membuat pertanyaan itu menjadi sebuah pernyataan "Nikmati dan Syukuri setiap proses Tuhan"
Aku tahu sekarang bahwa aku berada di tempat ini ataupun tempat yg dulu pernah aku ada semuanya bukan karena suatu kebetulan melainkan karena Tuhan mau membentuk diriku menjadi alat kemuliaan bagi nama-Nya. aku menyadari bahwa tujuan hidupku yang sesungghunya adalah untuk Tuhan . "I am Designed For Dignity"
dan di tempat ini, di fakultas yang baru ini aku betul-betul merasakan perubahan yang begitu luar biasa. tempat ini adalah Zona Ketidaknyamananku. Zona Tuhan memperlengkapi diriku menjadi hamba-Nya dalam profesi yang Tuhan telah siapkan. banyak hal yang akan ak lewati di tempat ini, masih 3 atau 4 tahun lagi dan banyak yang akan aku dapatkan ditempat ini.
masa mudaku
masa Tuhan memanggilku
Mazmur 103:5
Tuhan membentuk diriku dari ketidaktahuanku, kebimbanganku, dan ke zona nyamanku. Tuhan membawa aku keluar dari itu semua dan mulai memproses diriku seperti sebuah tanah liat da tangan tukang priuk begitu juga diriku saat ini di tangan Tuhan.
banyak hal yg dulu ku anggap susah ternyata menjadi hal yang aku syukuri saat ini, pertanyaan "Kenapa dan Mengapa" yang dlu sring ku lontarkan pada diriku dan pada Tuhan ternyata brubah seiring dengan brjalannya proses Tuhan dalam diriku. aku mulai belajra untuk membuat pertanyaan itu menjadi sebuah pernyataan "Nikmati dan Syukuri setiap proses Tuhan"
Aku tahu sekarang bahwa aku berada di tempat ini ataupun tempat yg dulu pernah aku ada semuanya bukan karena suatu kebetulan melainkan karena Tuhan mau membentuk diriku menjadi alat kemuliaan bagi nama-Nya. aku menyadari bahwa tujuan hidupku yang sesungghunya adalah untuk Tuhan . "I am Designed For Dignity"
dan di tempat ini, di fakultas yang baru ini aku betul-betul merasakan perubahan yang begitu luar biasa. tempat ini adalah Zona Ketidaknyamananku. Zona Tuhan memperlengkapi diriku menjadi hamba-Nya dalam profesi yang Tuhan telah siapkan. banyak hal yang akan ak lewati di tempat ini, masih 3 atau 4 tahun lagi dan banyak yang akan aku dapatkan ditempat ini.
masa mudaku
masa Tuhan memanggilku
Mazmur 103:5
Selasa, 27 September 2016
Partner in Alay
apa kabar dua pria ganteng nan alay ini yah?
kalau irwan sih pastii baik-baik sajaa dengan segalaa tingkah lakunya yang alay luculucu berhadiah dan buat rindu. yah dengan dia aku masih sering berhubungan lewat line, bbm, kadang-kadang juga vc. rindu sekali jalan-jalan lagi dengan diaa :'( ahhh... dia sahabat yang tau segala kekurangan saya..bahkan ketika saya lagi jatuh cinta sama siapapun dia tahu. hahaha... feelingnya kuat
nah kalau yang cungkring baju hitam ini entahlah dia sudah dimana sekarang, yang saya tahu dia pasti masih berada di seputar pulau Timor. hahah.
aduh rindu sekali pria alay ini... yang buat sayaa fallin l*** lagi, tapi saya sadar diri kok. lebih nyamannya gini ajah, jadi sahabat yang slalu mendoakan, rindu sekali diaa.... :) semoga kamu baik-baik saja yah :)
rindu sekali jalan-jalan dengan mereka berdua lagi.. ke pantaii, ke bukit, ke tempat-tempat dimana saya bisa merasakan alam yang begitu menyenangkan.. ahhh... hanya bisa menikmati saat-saat itu lagi dalam ruang rindu. semoga suatu saat nantgi kita bertiga di pertemukan lagii dengan keadaan yang berbeda dengan cerita yang tak sabar untuk saya dengar tentang bagaimana kalian berjuang melewati proses kehidupan kalian, dan saya pun juga tidak sabar ingin menceritrakan cerita saya kepada kalian. saat ini kita sama-sama berproses dulu yah bersama Tuhan :)
kalau irwan sih pastii baik-baik sajaa dengan segalaa tingkah lakunya yang alay luculucu berhadiah dan buat rindu. yah dengan dia aku masih sering berhubungan lewat line, bbm, kadang-kadang juga vc. rindu sekali jalan-jalan lagi dengan diaa :'( ahhh... dia sahabat yang tau segala kekurangan saya..bahkan ketika saya lagi jatuh cinta sama siapapun dia tahu. hahaha... feelingnya kuat
nah kalau yang cungkring baju hitam ini entahlah dia sudah dimana sekarang, yang saya tahu dia pasti masih berada di seputar pulau Timor. hahah.
aduh rindu sekali pria alay ini... yang buat sayaa fallin l*** lagi, tapi saya sadar diri kok. lebih nyamannya gini ajah, jadi sahabat yang slalu mendoakan, rindu sekali diaa.... :) semoga kamu baik-baik saja yah :)
rindu sekali jalan-jalan dengan mereka berdua lagi.. ke pantaii, ke bukit, ke tempat-tempat dimana saya bisa merasakan alam yang begitu menyenangkan.. ahhh... hanya bisa menikmati saat-saat itu lagi dalam ruang rindu. semoga suatu saat nantgi kita bertiga di pertemukan lagii dengan keadaan yang berbeda dengan cerita yang tak sabar untuk saya dengar tentang bagaimana kalian berjuang melewati proses kehidupan kalian, dan saya pun juga tidak sabar ingin menceritrakan cerita saya kepada kalian. saat ini kita sama-sama berproses dulu yah bersama Tuhan :)
Senin, 26 September 2016
week 6 in FON UPH
yeeah.. tidak terasas sudah week 6 saya berkuliah di tempat ini, walaupun sudah week 6 tapi jujur saya masih belum paham beberapa materi keperawatan.
tapi satu hal yang saya sukai adalah banyak hal-hal yang tidak saya ketahui tentang keperawatan selama ini sudah saya pelajari.
dan ternyata menjadi perawat itu adlah hal yang luar biasaa.
Tugas dan tuntutan pun tak terpisahkan.
perawat berbicara tentang panggilan, berbicara tentang jiwa, berbicara tentang nyawa . dan perawat itu Mengagumkan.
saya bangga bisa ditempa disini untuk menjadi seorang perawat. :)
Proud to be a Nurse
tapi satu hal yang saya sukai adalah banyak hal-hal yang tidak saya ketahui tentang keperawatan selama ini sudah saya pelajari.
dan ternyata menjadi perawat itu adlah hal yang luar biasaa.
Tugas dan tuntutan pun tak terpisahkan.
perawat berbicara tentang panggilan, berbicara tentang jiwa, berbicara tentang nyawa . dan perawat itu Mengagumkan.
saya bangga bisa ditempa disini untuk menjadi seorang perawat. :)
Proud to be a Nurse
Selasa, 20 September 2016
Dreaming
its 3.25 am
dan masih stay di depan buku dan laptop untuk belajar materi yang akan dibahas dosen nnti.
dan keseriusan dimulai pada minggu ke 5 di semester 1 .
yah, Menggapai mimpi tidak semudah yang kamu impikan, ternyata ada hal yang harus dibayar, menghadapi musuh terbesarmu yaitu dirimu sendiri, dan berusaha untuk terus berjalan dan percaya dengan jalan Tuhan yang sudah ditentukan.
aku terinspirasi dari kisah seorang tokoh alkitab bernama Yususf (kejadian 37) yang di pakai Tuhan dan dibentuk Tuhan secara luar biasa melalui proses yang tidak mudah, tetapi dia tetap berusaha taat dan mencintai proses itu sebab dia tahu bahwa manusia mereka-rekakan yang jahat tetapi Tuhan memakai dia untuk menjadi alat untuk menyelamatkan sebuah bangsa yang besar pada zamannya. Berawal dari mimpi, dia tetap terus percaya dengan mimpinya, terus sabar dengan sestiap proses yang dijalaninya, membunuh setiap keinginan yang bertentangan dengan maunya Tuhan, menjaga kekudusannya, sehingga dia mendapatkan sebuah hasil yang luar biasa,
bermimpilah dan bayarlah harga mimpimu itu dengan percaya dan menjalani prosesnya dengan sabar kelak kau akan menyasikan mimpi itu menjadi nyata di depanmu,
karena setiap hasil tidak akan pernah mengkhianati proses.
:)
dan masih stay di depan buku dan laptop untuk belajar materi yang akan dibahas dosen nnti.
dan keseriusan dimulai pada minggu ke 5 di semester 1 .
yah, Menggapai mimpi tidak semudah yang kamu impikan, ternyata ada hal yang harus dibayar, menghadapi musuh terbesarmu yaitu dirimu sendiri, dan berusaha untuk terus berjalan dan percaya dengan jalan Tuhan yang sudah ditentukan.
aku terinspirasi dari kisah seorang tokoh alkitab bernama Yususf (kejadian 37) yang di pakai Tuhan dan dibentuk Tuhan secara luar biasa melalui proses yang tidak mudah, tetapi dia tetap berusaha taat dan mencintai proses itu sebab dia tahu bahwa manusia mereka-rekakan yang jahat tetapi Tuhan memakai dia untuk menjadi alat untuk menyelamatkan sebuah bangsa yang besar pada zamannya. Berawal dari mimpi, dia tetap terus percaya dengan mimpinya, terus sabar dengan sestiap proses yang dijalaninya, membunuh setiap keinginan yang bertentangan dengan maunya Tuhan, menjaga kekudusannya, sehingga dia mendapatkan sebuah hasil yang luar biasa,
bermimpilah dan bayarlah harga mimpimu itu dengan percaya dan menjalani prosesnya dengan sabar kelak kau akan menyasikan mimpi itu menjadi nyata di depanmu,
karena setiap hasil tidak akan pernah mengkhianati proses.
:)
Minggu, 18 September 2016
Pengenalan Kehidupan yang baru dimulai lagi
hello
selamat hari senin
hari ini aku masuknya jam 1 siang jdi aku menyempatkan waktuku untuk berbagi hal-hal yang sudah aku dapat di UPH pada blog ku ini. selamat membaca :)
lebih dari sebulan aku berada di tempat yang baru ini, banyak hal sudah kulewati, dan mungkin ku rasa akan ada hal-hal yang lebih ekstream lagi yang akan aku lewati. aku mendapatkan banyak sekali pelajaran baru yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. mulai dari kehidupan, mata kuliah, teman, dan masih banyak lagi.
pertama-tama aku mulai dengan mata kuliah dulu. jurusan keperawatan tidak semudah yang aku bayangkan sebelumnya, ternyataa da lebih rumit drpada hanya sekedar menghitung uang hahaha.. dan yahh yang pastinya aku harus perlu beradaptasi lagi dengan perkuliahan keperawatan ini. karena kurikulum yang baru dan segala sistem yang diperbaharui maka sistem perkuliahanku berubah . matrinya dipercepat segala hal yang menuntut aku untuk tetap belajar dan berpikir. di semester satu ini aku mempelajari tentang beberapa mata kuliah keperawatan antara lain, Anatomi Fisiologi, Introducing to Nurse Profession, Principle of Basic Nursing. dan menurutku ini adalah dasar yang belum terlalu ku pahami karena semuanya mata kuliah menghafal dan mengkaji kecuali Anatomi Fisiologi yang menghafal. aku beljar banyak hal, mulai dari pengenalan tentang keperawatan, dasar-dasar anatomi manusia, cara memberi kesehatan yang benar, komunikasi terapeutik ketika berhadapan dengan pasien, layanan kesehatan nasional, cara mengukur Tanda-tanda vital pasien, dan amsih banyak lagi yang harus kupelajari pada semester awal ini. yah lumayan kerasnya dunia perkuliahan disini dengan segala macam peraturan yang ada, terkadang hal itu membuatku takut dan gelisah bahkan kadang pikiranku menerawang ketika mendengar ada yang dikelurkan karena nilai tidak mencukupi. tapi satu hal yang selalu ku percaya adalah kekuatan doa mampu memulihkan segala sesuatu, Tuhan tidak pernah tinggal diam ketika kita berdoa. Dia yang memilihku untuk masuk kedalam rencana-Nya. yah aku akui aku masoh suka menunda-nunda belajar di kamar. tapi aku tak akan pernah patah semangat untuk memulihkan diriku sendiri karena Tuhan telah memilihku. aku percaya bahwa suatu saat nanti entah 3 atau 4 tahun lagi aku akan menjadi seorang perawat yang akan melayani dengan hati seperti Yesus. kini sudah memasuki minggu ke 5 dan aku harus mengejar ketertinggalanku. sulit memang iya, tapii satu kunci untuk aku lewati ini adalah dengan belajar menikmati dan mencintai Proses Tuhan (Filipi 4:13, Kolose 3:23)
aku juga mau berbagi lagi tentang teman-teman yang aku temui di kampus ini. di mulai dengan sodara-sodara menteeku dengan segala sifat unikku dan aku juga mendapat mentor baru disini. nama sodara menteeku adalah Maya (dia dari kalimantan,dia sidebed aku yang manjaan, dan ngomongnya rada pelann, kalau tidur kakinya tidak bisa diam tapi dia orangnya juga asik di ajak curhat), Novia Zai (dia dari nias, kebiasaan suka bangun jam stenga 5 cuma untuk mandi dan dandan, cantik, dan rada tomboy tapi ayu hhahaha ), Nidia (nona ambon, yang plg suka di bully sama lorenza, kalo siap paling tenang walaupun 1 menit lagi telat, barangnya paling lengkap ), Lorenza (dia orang surabaya, ngmongnya medok, pengetahuannya banyak, suka baca, paling hobby buly nidia), Novia Tarumaselly (nona ambon tpi tinggal di sorong hobby menyanyi dan telponan, dia paling kalem dari antara kami ) oh iya dan mentorku Ka Gita Ayu Indriani (gadis Jawa tapi lahir besar di Manado, ngomong juga lembut kyak orang jawaa tengah, tapi paling hobby baperan, pacarnya kak septo, kak gita itu baikk bangett ) yah itu sodara-sodara menteeku dengan segala sifat mereka. dan sisbed aku kak Imel (Darah Ambon Jawa tapi selalu di bilang orang Bali karena lahir besar di Bali, suka tidur larut, hobbynya nnton youtube, ngemil, dan dengar lagu, paling pengertian dan tempat berbagi cerita tentang kehidupan selama di dorm ). dan teman-teman kamar 1806 (my CE Kak Dewi, Kak Stevani, Kak Siska, Kak Iche,Kak Sherty,Kak Thama, Kak Allysa, Kak Novia). Puji Tuhan mereka adalah sister2ku di dorm yang baik-baik. kehidupan di perkuliahankupun begitu luar biasa dimana aku di tempatkan di Grup Besar 4 dan Grup Kecil 18. teman-temanku yang paling aku sayang itu June dan Gladys. kami bertiga selalu bersama dari awal kami datang. yah segala temanku dengan sifat-sifat mereka yang unik-unik walaupun terkadang menjengkelkan, hahahaha. sejauh ini kesulitan-kesulitan bisa teratasi dengan doa dan bantuan teman-temanku. mereka luar biasa. disini aku juga bertemu dua sahabat yang seperti keluargaku Inry dan Nindy, walaupun kami jarang bertemu walaupun satu dorm, tapi kami selalu menguatkan satu dengan yang lain. di SMA kami di pertemukan sebagai teman seangkatan dan di perkuliahan kami di pertemukan kembali sebagai Senior dan Junior. hahaha
Di kampus ini juga aku mendapat banyak kenalan dari seluruh Indonesia dan bisa mengetahui budaya mereka masing-masing.
dengan tugas yang banyak dan tuntutan yang banyak ini aku akan tetap berjuang untuk meraih masa depanku untuk menadi seorang Perawat. (Yeremia 29:11)
Amin
Thank you Holy YHWH
Thank you Holy YASHUA
Thank you Holy KADOSH
I'm Not Lucky I'm Blessed :)
Rabu, 14 September 2016
Petualangan baru
Hey readers
Sudah lama nggak nulis lagi, hahaha. Maklumlah lagi sibuk kuliah ulang, sekarang baru ada ksempatan lagi dh buat nulis. it;s 3 am and i;m still awake hahahha
Aku bingung mau mulai dengan kata apa dari tulisan ini, pokoknya banyak sekali kata yang ada di pikaranku yang melambangkan perasaanku saat ini. Senang, sedih, bimbang, percaya, berharap, ketenangan, dan yang paling penting adan=lah kehidupan dan suasana yang baru. Yah, kehidupanku sudah berbeda sekarang. Aku sudah mulai menjadi anak rantau sejak sebulan yang lalu (6 agustus 2016). Kehidupaku mulai berubah sejak saat itu, sejak pertama kali aku menginjakan kaki di kota Tangerang ini. Kehidupan asrama mulai aku rasakan, awalnya aku berpikir sangat menyenangkan bila hidup jauh dari keluarga. Tapi ternyata jadi anak rantau itu aku bilang lucumlucu berhadiah. Hahaha. Yah lucu karena setiap hari kerjanya rindu rumah rindu ini dan itu kalo beradiah yah selalu punya kejutan tersendiri di setiap harinya. Kadang aku merasa bahagia dan sedih dalam satu moment yang aku bilang itu lucu. Tapi itulah yang membentuk kehidupanku saat ini. Sedih dan bahagia silih erganti. Ada hari dimana kehidupan yang aku jalani begitu sukar, ada hari dimana kehidupan yang aku jalani seperti tanpa beban. Satu kekuatanku yang selalu aku pakai disetiap situasi adalah Doa. Doa memang hal yang sederhana tetapi doa mengandung kekuatan yang luar biasa yang bahkan aku sendiripun tak akan pernah bisa melukiskan indahnya doa.
ketika aku memilih untuk melanjutkan hidupku disini (Faculty Of Nursing) aku tak pernah menyangka bahwa ini begitu keras dan penuh dengan tantangan. dan tantangan terbesarnya adalah menaklukan kezona nyaman dalam diriku sendiri. tantangan yang merubah pandanganku tentang hidup, tantangan yang terus memprosesku menjadi pribadi yang lebih baik. perkuliahan yang harus ditempuh dengan seriuspun salah satu tantangan. yang terpenting adalah bagaimana aku berusaha mematuhi peraturan main yang ada di tempat ini. menjadi seorang perawat ternyata tak semudah yang orang lain liat atau kira. disini, ditempat ini aku benar-benar ditempa untuk menjadi seorang perawat yang profesional dengan berlandaskan KASIH.
aku mulai menyadari bahwa ini adalah panggilan Tuhan kepadaku, yah dsnipun aku bukan hanya dididik dalam bentuk knowledge, tetapi Faith in Christ and Godly Character. aku semakin mencintai proses Tuhan. dan memang benar Apa yang tak pernah dilihat mata, dan tak pernah didengar telinga, dan tak pernah timbul di dalam hati semua disediakan-NYA baagi yg mengasihi DIA. amin :)
Kamis, 14 Juli 2016
cuhatcurhat :D
For the first time dan masih malu-malu ...
hihi
ini pertama kalinyaa kami eh ke 2 kalinya video call dan lama bangett gak tau ngomingin apa tapi intinya ini hal sederhana yang membuat natal tahun lalu lebih menyenangkan. terlalu nyaman bisa kenal dia "Manusia Alay" si gingsul yang selalu ceriaa dengan dialeg atambuanya yang kental bingit. kalo bachat dengan dia ni lucu-lucu berhadiahh. hahahaha.
hanya saja yang selalu buat beta perasaan tu kadang-kadang beta berpikir beta menjadi orang yang sangat membosankan maknya kadang-kadang dia suka end chat beta pung chat. Beta tetap akan selalu jadi Koko pung sahabat :)
sampai kapanpun......
jatuh cinta dalam kesederhanaan
ini bukan tentang rasa jatuh cinta yang berlebihan, ini hanya tentang sebuah kenyamanan dan tertawa lepas dalam sebuah kesederhanaan. kepada dia yang telah membuatku menjadi orang yang beruntung, kepada dia yang membuat ku sadar kembali bahwa aku telah jatuh cinta. yah jatuh cinta dalam kesederhanaan yang selama ini menjadi mimpi. dia yang membuatku kembali percaya dengan mimpi-mimpiku, dia yang membuatku menjadi wanita yang paling beruntung memiliki sahabat seperti dia. Dia, dia, dia
si pecinta biru, yang selalu menyebut dirinya anak gunung, si ginsul yang alay dan kadang menjengkelkan. tak mengapa bila kalau sampai kapanpun dia tak pernah sadar dengan perasaan ini. menjadi salah satu dari sekian banyak kenalannya pun sudah lebih dari cukup. dan harapanku adalah biarlah bahagia selalu memayunginya dalam kehidupannya.
kesederhanaan dan kealayannya membuatku merasakan jatuh cinta, yah jatuh cinta yang sederhana tanpa perlu untuk mendapat balasan. kamu yang membuatku merubah cara pandangku tentang patah hati dan mulai bertumbuh menjadi orang yang lebih baik.
dia yang membuatku berani bermimpi dan menjadi salah satu alasanku untuk berjuang kembali menggapai mimpi-mimpi itu setinggi langit biru. aku berharap kita akan bertemu lagi sebagai sebagai seorang sahabat jika diperkenankan TUHAN:)
we keep this love in photograph
we make this memories for ourselves
so you can keep me inside the pocket of your ripped jeans
holding me close until our eyes meet
if you like flashing camera every time we go out
baby, we're PERFECT
Wait for me to come HOME
terima kasih kamu yang selalu ku sebut "a sky full of stars"
si pecinta biru, yang selalu menyebut dirinya anak gunung, si ginsul yang alay dan kadang menjengkelkan. tak mengapa bila kalau sampai kapanpun dia tak pernah sadar dengan perasaan ini. menjadi salah satu dari sekian banyak kenalannya pun sudah lebih dari cukup. dan harapanku adalah biarlah bahagia selalu memayunginya dalam kehidupannya.
kesederhanaan dan kealayannya membuatku merasakan jatuh cinta, yah jatuh cinta yang sederhana tanpa perlu untuk mendapat balasan. kamu yang membuatku merubah cara pandangku tentang patah hati dan mulai bertumbuh menjadi orang yang lebih baik.
dia yang membuatku berani bermimpi dan menjadi salah satu alasanku untuk berjuang kembali menggapai mimpi-mimpi itu setinggi langit biru. aku berharap kita akan bertemu lagi sebagai sebagai seorang sahabat jika diperkenankan TUHAN:)
we keep this love in photograph
we make this memories for ourselves
so you can keep me inside the pocket of your ripped jeans
holding me close until our eyes meet
if you like flashing camera every time we go out
baby, we're PERFECT
Wait for me to come HOME
terima kasih kamu yang selalu ku sebut "a sky full of stars"
Sabtu, 11 Juni 2016
untukmu pria yang pernah kucintai dengan setulus hati. (30 desember)
Hello,apa kabar? Aku yakin kamu baik-baik saja dan bahagia.
Aku tak bermaksud mengusikmu. Aku hanya sekedar menyapamu.
Tahukah kamu,aku masih berdiri di sini. Aku belum beranjak dari tempat di mana kamu meninggalkanku. Kamu meninggalkanku bersama semua kenangan itu. Kenangan yang menenggalamkanku selama 1 tahun terakhir.
Aku menghakimi hatiku yang tak bisa melepaskan semua tentangmu. Aku membenci diriku yang tetap terdiam di sini dengan segala luka yang bahkan sudah terasa hambar.
Aku kadang merasa tak mampu walaupun hanya sekedar mengingatmu. Aku merasa sangat berdosa masih menyimpanmu di hatiku.
Tapi kamu tak perlu khawatir, aku tak mengharapkanmu kembali. Meskipun kamu kembali aku telah pergi jauh. Aku hanya sekedar rindu pada segala perlakuan manismu. Tenanglah, aku akan melepaskanmu utuh.
Aku akan berbahagia karena kamu telah meninggalkanku. Aku kan mengakhiri segala tentangmu. Aku tak akan menyesali pernah mencintaimu sangat. Meskipun kau tak sepantasnya mendapatkan cinta sedalam itu dariku.
Berbahagialah, lelakiku (dulu).
Kamis, 02 Juni 2016
Patah hati yang membuatku menjadi orang yang berbeda
Sudah lama tidak menulis blog lagi. hari ini blog ku mulai aktif
aku akan menuangkan berbagai kisah tentang ku di blog ini.
ini kisah tentang percintaanku yang kandas beberapa bulan lalu.
selamat membaca :)
aku pernah menjalani sebuah hubungan dengan seorang laki-laki yang luar biasa, sebut saja namanya K. dia begitu menakjubkan menurutku. suka dan duka kami lalui bersama hingga tiba waktunya dia untuk mengikuti pendidikan kepolisian . dari situ semuanya berubah drastis. aku mulai diajarkan untuk terbiasa tanpa dia. 2 bulan lebih kami melaluinya tanpa berkomunikasi sedikitpun, awalnya aku selalu berpikir bahwa hubungan ini akan baik-baik saja seperti sediakala. aku selalu berdoa kepada Tuhan supaya hubungan ini tetap langgeng. aku pun selalu berharap dia adalah orang terakhir yang akan mengisis hati ini karena begitu banyak hal yang sudah ku korbankan untuk dia.
tapii setelah dia mengikuti pendidikan polisi. semuanya memang telah berubah, keadaan, hingga perasaan. selama ini dia menyembunyikan sesuatu dariku. awalnya aku berpikir bahwa semuanya tak ada yang tersembunyi diantara kami berdua karena sudah banyak hal yang kami berdua lewati bersama. hingga akhirnya diapun mengakui bahwa selama berpacaran dia begitu tertekan dengan orang-orang dalam keluaarganya yang begitu menekan dia, maklumlah dia adalah anak pertama dalam keluarganya, bahkan dia mengkui bahwa awal berpacaran denganku hanya main-main bahkan dia pernah memikirkan cara agar bisa putus denganku. aku memahami kejujurannya saat itu. tapi satu hal yang selalu mengganjal di dalam hatiku, kenapa dia bisa menyembunyikan hal itu dariku dengan begitu rapi tertutupi oleh semua kata0kata bullshitnya yang begitu indah. awalnya aku berpikir dia terbaik karena dia adalah pacar pertamaku yang membawa aku di depan orang tuanya , memperlakukan diriku begitu lembut. nyatanya yah pikiran dan hati manusia tak ppernah ku tahu.
aku sempat menyesal dengan waktu yang ku buang percuma untuk dia. tapi ketika firman Tuhan menegurku, bahwa semua ada waktunya. aku mulai sadar dan aku datang untuk memohon ampun kepada Tuhan.
aku tahu bahwa ini adalah teguran Tuhan untukku, aku begitu mencintainya sampai aku melupakan Tuhan yang begitu setia denganku.
hubungan kami berakhir pada tanggal 14 februati 2016 tepat 15 hari sebelum dia di lantik menjadi seoranga bdi negara. selama satu tahun 1 bulan 14 hari aku melewati hari-hariku bersamnya, kurang lebih hampir 3 bulan setelah kami berpisah aku masih terus memikirkannya,berharap keajaiban itu afda, bahkan aku masih sering menangis tengah malam ketika ingatan tentang dirinya masih tergambar jelas dalam khayalku,
hari demi hari aku mulai mencoba bangkit kembali, mulai menata masa depanku, aku berharap dengan kepergianku ke Jakrta untuk melanjutkan studyku disana sebagai seorang perawat akan membuatku membuang perasaan dan harapan ini jauh-jauh.
entah nanti Tuhan mau mempertemukan kami lagi sebagai orang asing, aku percaya bahwa semuanya sudah punya tujuannya tersendiri.
semoga dirimu selalu bahagia,jangan ada lagi hati yang kau sakiti dan semoga kamu tak akan pernah mearasakan apa yang telah aku rasakan :)
Tuhan menyertaimu.
dari
gadis yang pernah mencintaimu dengan tulus :)
Langganan:
Postingan (Atom)









