Rabu, 14 September 2016

Petualangan baru

Hey readers
Sudah lama nggak nulis lagi, hahaha. Maklumlah lagi sibuk kuliah ulang, sekarang baru ada ksempatan lagi dh buat nulis. it;s 3 am and i;m still awake hahahha
Aku bingung mau mulai dengan kata apa dari tulisan ini, pokoknya banyak sekali kata yang ada di pikaranku yang melambangkan perasaanku saat ini. Senang, sedih, bimbang, percaya, berharap, ketenangan, dan yang paling penting adan=lah kehidupan dan suasana yang baru. Yah, kehidupanku sudah berbeda sekarang. Aku sudah mulai menjadi anak rantau sejak sebulan yang lalu (6 agustus 2016). Kehidupaku mulai berubah sejak saat itu, sejak pertama kali aku menginjakan kaki di kota Tangerang ini. Kehidupan asrama mulai aku rasakan, awalnya aku berpikir sangat menyenangkan bila hidup jauh dari keluarga. Tapi ternyata jadi anak rantau itu aku bilang lucumlucu berhadiah. Hahaha. Yah lucu karena setiap hari kerjanya rindu rumah rindu ini dan itu kalo beradiah yah selalu punya kejutan tersendiri di setiap harinya. Kadang aku merasa bahagia dan sedih dalam satu moment yang aku bilang itu lucu. Tapi itulah yang membentuk kehidupanku saat ini. Sedih dan bahagia silih erganti. Ada hari dimana kehidupan yang aku jalani begitu sukar, ada hari dimana kehidupan yang aku jalani seperti tanpa beban. Satu kekuatanku yang selalu aku pakai disetiap situasi adalah Doa. Doa memang hal yang sederhana tetapi doa mengandung kekuatan yang luar biasa yang bahkan aku sendiripun tak akan pernah bisa melukiskan indahnya doa. 
ketika aku memilih untuk melanjutkan hidupku disini (Faculty Of Nursing) aku tak pernah menyangka bahwa ini begitu keras dan penuh dengan tantangan. dan tantangan terbesarnya adalah menaklukan kezona nyaman dalam diriku sendiri. tantangan yang merubah pandanganku tentang hidup, tantangan yang terus memprosesku menjadi pribadi yang lebih baik. perkuliahan yang harus ditempuh dengan seriuspun salah satu tantangan. yang terpenting adalah bagaimana aku berusaha mematuhi peraturan main yang ada di tempat ini. menjadi seorang perawat ternyata tak semudah yang orang lain liat atau kira. disini, ditempat ini aku  benar-benar ditempa untuk menjadi seorang perawat yang profesional dengan berlandaskan KASIH. 
aku mulai menyadari bahwa ini adalah panggilan Tuhan kepadaku, yah dsnipun aku bukan hanya dididik dalam bentuk knowledge, tetapi Faith in Christ and Godly Character. aku semakin mencintai proses Tuhan. dan memang benar Apa yang tak pernah dilihat mata, dan tak pernah didengar telinga, dan tak pernah timbul di dalam hati semua disediakan-NYA baagi yg mengasihi DIA. amin :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar